Fakta lain dari logo:
*Sebuah logo tak selalu harus secara visual mewakili brand yang diusungnya. Misal, brand perusahaan Toyota, Suzuki, VW, Facebook dan lainnya. Nama ataupun inisial huruf dari brand tergambar jelas di logo itu.

*Bisa saja hanya lambang kecil yang amat sederhana saja, yang penting mewakili brand tersebut. Contoh: Apple, Hanamasa, Apartment Therapy, Whatsapp dan lain-lain. Nama tak terggambar tetapi bentuk dan nilai brand-lah yang tersirat di logo.

*Ada lagi, logo yang membentuk nilai dari brand itu sendiri. Contohnya logo klub Manchester United; secara tak sengaja dibuatnya lambang ‘setan’ di logo membentuk citra klub ini dengan julukan ‘setan merah’.

*Logo yang tak mewakili citra brand. Contoh, klub bola Manchester City; gambar ‘elang’ dan ‘bintang’ pada logonya tak memiliki arti apapun, hanya hiasan saja. Meski begitu, logo ini tetap memiliki nilai jual dikarenakan keindahan dan citra yang dibentuk dari prestasi klub
.
Kesimpulannya adalah originalitas dan citra yang positif dari brand itu sendiri.

Salam
(snassier brandlabs)

Iklan