Ini pendapat pribadi saya setelah direnungkan secara mendalam. Ya, mengenai pemihakan Balarama atas Duryudana dalam cerita pewayangan Mahabharata. Kenapa kakak dari Sri Krisna ini salah menempatkan rasa sayangnya?

Diceritakan bahwa beliau lebih menyayangi Duryudana sang angkara murka daripada Bima putra Pandu yang berbudi luhur. Sebagai kakak dari seorang tokoh titisan Dewa Wisnu yang berbudi luhur dan cerdas, harusnya beliau memihak terhadap orang yang juga baik dan cerdas. Itu sudah pasti adalah para putra Pandu.

Pepatah mengatakan, “Perasaan adalah sandaran yang rapuh”. Tepat sekali. Perasaan sering bisa berbeda jalan dengan akal sehat. Ia membutakan mata. Kecerdasan pun seolah tak artinya kalu sudah memakai perasaan.  

Iklan