Orang Sunda mengenal istilah pamali dalam penghayatan kehidupannya. Ada yang sejalan dan ada pula yang berseberangan dengan aturan agama.

Dalam kehidupan ‘jaman now’ ini orang Sunda sudah melek dan intelek. Termasuk saya pribadi yang lebih banyak tidak suka dengan aturan ‘pamali’ tersebut.

Menurut saya pamali itu adalah semacam ‘konspirasi’ orang-orang terdahulu untuk mengatur etika anak cucunya. Tetapi ada beberapa aturan pamali itu yang berlawanan dengan logika.

Sebut saja aturan pamali soal larangan memakan pisang di kedua ujungnya. Jika dilanggar menyebabkan si pemakannya jadi tersisihkan dari pergaulan. Bahkan yang lebih parah, ada aturan pamali yang melarang membuka payung di dalam ruangan tertutup, akan menyebabkan kematian tetangga yang jauh. Parahnya!

Aturan pamali yang seperti itulah yang harus dibuang jauh-jauh karena sangat bertentangan dengan aturan agama. Sangat tidak logis untuk generasi Sunda di jaman sekarang yang melek teknologi.

Kalau perlu, saya bisa membuat banyak aturan pamali ‘ter-update’ di jaman sekarang untuk menghantam aturan pamali yang sudah usang dan kuno.

Iklan