Islam mengajarkan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman.

Kata ‘sebagian’ bukan berarti setengah.

Maksudnya kebersihan adalah bagian dari keimanan. Orang yang mengaku-ngaku beriman kepada Tuhan YME berarti wajib menjiwai pentingnya kebersihan. Jika tidak, berarti pengakuan keimanannya tidak sempurna.

Pada waktu awal pemerintahan Pak Presiden Joko Widodo, dengan gencarnya slogan ‘revolusi mental’ disosialisasikan.

Saya propaganda?Tidak. Saya tidak berbicara politik.

Istilah ‘revolusi’ sudah terlanjur menempel dengan konotasi yang buruk, brutal, tergesa-gesa dan menimbulkan banyak kekacauan. Apalagi jika dikaitkan dengan isu G30S/PKI. Duh, saya tak sanggup membayangkan.

Sudahlah. Saya tak akan membahas ke arah sana.

Makna revolusi menurut bahasa saya adalah gerakan besar yang terencana, dilaksanakan untuk lingkup yang luas, dalam waktu secepat mungkin.

Saya terapkan revolusi dalam bidang kebersihan. Setidaknya untuk saya dan keluarga. Kemudian meluas ke tetangga, pekerjaan dan di manapun saya berada.

Saking kerasnya menerapkan ini, saya sering dicap alergi dengan kondisi kotor. Pendapat buruk dari orang lain takkan saya perdulikan. Hanya menghambat saja.

Ini adalah ide besar untuk merevolusi budaya kebersihan Indonesia ke arah yang lebih baik. Tolong jangan dihalangi dan dipersulit!

Anda yang berpikiran negatif, mohon jangan ganggu gerakan positif ini.

 

Iklan